Pengalaman Dengan Layanan dan Metode Pengarsipan Foto

Foto itu seperti barang antik, makin bertambah umur nya makin tinggi nilai nya.

microsoft-skydrive-logoLayanan berbasis cloud oleh Dropbox (pernah saya ulas) betul-betul memberikan saya peace of mind dalam hal backup data digital. Namun saya belum puas layanan backup foto nya.

Saat ini saya menyimpan arsip foto secara offline dengan Apple Aperture, namun saya amat was-was menyimpan di hard disk komputer yang amat rentan, belum lagi backup regular nya menjadi urusan tersendiri, juga kemampuan sharing yang kurang fleksibel.

Layanan backup foto modern mesti memiliki fitur search, sharing, galeri private atau publik web maupun mobile, upload-download multi file, manajemen penyimpanan yang simpel dan cost nya murah.

Dan layanan tadi mesti dijalankan oleh perusahaan besar, yang kemungkinan masih akan eksis puluhan tahun lagi (dengan koneksi internet, memindahkan ber giga-byte foto betul-betul painful).

Saya sudah mencoba Flickr yang memberikan storage 1 TB (gile bener), tapi manajemen file nya betul-betul bikin frustasi, menurut saya Flickr lebih cocok untuk jejaring sosial penggemar fotografi saja.

Saya juga pernah mencoba layanan Google Drive, namun tampilan galeri nya polos banget (khas Google), dan saya concern karena lekat nya layanan Google+ ke foto-foto yang ada di Google Drive, saya lebih nyaman memakai layanan penyimpanan foto yang lebih terisolasi.

Balik ke Dropbox, saya juga pernah mengaktifkan fitur auto-upload galeri iPhone saya ke Dropbox, dan itu betul-betul disaster besar. Folder “Camera Upload” di Dropbox saya dipenuhi foto-foto redundant, blurry dan screen-shot dokumen kerja, inti nya banyak foto yang belum sempat saya hapus di iPhone yang not worth keeping.

Menurut saya, koleksi foto yang baik adalah foto-foto yang sudah dipilih (hand-picked), jadi setiap foto memiliki nilai, tidak ada lagi foto yang redundant, kabur, gelap atau tidak punya arti.

Sampai saya mencoba layanan Skydrive, oh my.. User Interface nya betul-betul such a beauty, pengaturan penyimpanan foto di web nya juga tepat seperti yang saya mau, as simpel as “My Document” folder, dengan drag and drop dan klik kanan untuk rename. Dan bisa menambahkan notes text untuk tiap foto nya.

Saya nggak butuh fitur tagging, face recognition atau fitur canggih lain nya. Saya sudah buktikan di Apple Aperture semua fitur tsb nggak terlalu saya pakai juga akhir nya.

Taksonomi Manajemen FotoDalam pengarsipan foto, definitely kita mesti membuat taksonomi penyimpanan nya, dan berdasarkan pengalaman saya, simply berdasarkan kategori foto dan tahun saja sudah lebih dari cukup.

Saya membagi foto-foto koleksi saya dalam tiga kategori besar, “Keluarga”, “Karir” dan “Friends”. Di dalam nya masing-masing akan ada lagi kategori “Events” dan “Random Shots”, dan di dalam masing-masing nya ada lagi folder-folder tahun, seperti “2012 Family Random Shots” dan “2012 Family Events”.

Tiap orang pasti nya punya preferensi masing-masing, tapi bagi saya lebih simpel taksonomi nya lebih baik dan enak kita me manage nya. Mengandalkan jejaring sosial sebagai galeri foto kita adalah bad bad idea (masih ingat Friendster?).

Untuk menghemat storage, hindari menyimpan semua foto dengan resolusi asli, hanya foto-foto ber nilai sejarah tinggi seperti wisuda atau pernikahan. Sisa nya resize hingga maksimal 2048 x 2048 pixel dgn 72 dpi, signifikan mengurangi ukuran file, namun di layar komputer tidak terlihat beda dibandingkan foto resolusi tinggi nya, juga saat dicetak ukuran 4R (lebar) sekalipun πŸ™‚

Membenahi koleksi foto betul-betul membutuhkan waktu dan pemikiran, memilah satu per satu, me resize, mengupload berdasarkan kategori dan tahun nya, but trust me.. bertahun-tahun dari sekarang it will pay, moment-moment itu bisa diulang kembali simply dengan membuka foto-foto yang sudah tersimpan dengan rapi πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: