Let’s Write

23942111111_30f745a48a_kIt has been a while since my last post. There are many things happened for the last one year, like I am expecting my second son and third child this September, Yura is now in elementary school, Yuli has resigned from her work and now pursuing the entrepreneurship path, and oh I learned about photography and love it so much, although hardly have a spare time for it, and many others.

I guess I just need to write something as a start, I kind of miss writing, truely writing instead of just a short update on social networks. I am inspired by one my colleague who often write her experiences on Tumblr. I guess in writing we should’t think too much, just write something, I still remember the excitement back on those blogging days. That’s the reason why I kept this blog, so let’s start it again.

Pengalaman Dengan Layanan dan Metode Pengarsipan Foto

Foto itu seperti barang antik, makin bertambah umur nya makin tinggi nilai nya.

microsoft-skydrive-logoLayanan berbasis cloud oleh Dropbox (pernah saya ulas) betul-betul memberikan saya peace of mind dalam hal backup data digital. Namun saya belum puas layanan backup foto nya.

Saat ini saya menyimpan arsip foto secara offline dengan Apple Aperture, namun saya amat was-was menyimpan di hard disk komputer yang amat rentan, belum lagi backup regular nya menjadi urusan tersendiri, juga kemampuan sharing yang kurang fleksibel.

Layanan backup foto modern mesti memiliki fitur search, sharing, galeri private atau publik web maupun mobile, upload-download multi file, manajemen penyimpanan yang simpel dan cost nya murah.
[Read more…]

Excited Dengan Instagram Video

Saya rasa video singkat akan amat populer di update jejaring sosial, simply karena video berbicara lebih banyak dibandingkan secarik foto.

instagramwiramungganaDari semua jejaring sosial yang saya punya, Instagram adalah salah satu yang cukup jarang saya update, hanya dua foto yang saya share dalam 6 bulan terakhir.

Sampai sekitar dua minggu lalu, heboh di beritakan instagram menambahkan fitur capture dan share video pendek (15 detik maksimal); mengikuti jejak Vine, startup yang lagi naik daun karena menyediakan layanan tersebut.

Awal nya masih nggak tertarik, namun setelah melihat beberapa update video di Instagram, dan mencoba mengambil dan share video singkat (amat mudah dan cepat), eh kok jadi suka, asyik juga ternyata.

Sejauh ini saya baru upload dua video pendek, dan kemungkinan akan menyusul lebih banyak.

Kalian pakai Instagram? Cobain deh video nya, setelah merasakan sensasi nya mungkin bakal bisa ketagihan 😉

Instagram