Pengalaman Dengan Layanan dan Metode Pengarsipan Foto

Foto itu seperti barang antik, makin bertambah umur nya makin tinggi nilai nya.

microsoft-skydrive-logoLayanan berbasis cloud oleh Dropbox (pernah saya ulas) betul-betul memberikan saya peace of mind dalam hal backup data digital. Namun saya belum puas layanan backup foto nya.

Saat ini saya menyimpan arsip foto secara offline dengan Apple Aperture, namun saya amat was-was menyimpan di hard disk komputer yang amat rentan, belum lagi backup regular nya menjadi urusan tersendiri, juga kemampuan sharing yang kurang fleksibel.

Layanan backup foto modern mesti memiliki fitur search, sharing, galeri private atau publik web maupun mobile, upload-download multi file, manajemen penyimpanan yang simpel dan cost nya murah.
[Read more…]

Kamera Smartphone atau Point and Shoot

Sony DSC RX-101Saat ini saya sedang memindahkan koleksi foto dari Dropbox ke Skydrive (kenapa saya memilih Skydrive akan ditulis di posting terpisah), saat mengkategorikan dan memilih foto untuk di upload, saya baru sadar banyak banget moment bagus tapi hasil foto nya nya kurang terang atau kabur alias blurry, ah betapa sayang nya.

Orang bilang, kamera terbaik adalah kamera yang tersedia saat kita ingin menjepret suatu moment, dan biasa nya peran itu jatuh pada kamera smartphone kita yang selalu kita bawa kemana-mana kan. Masalah nya adalah, secanggih apapun smartphone yg populer saat ini, kualitas gambar nya secara umum masih dibawah kamera DSLR, ya iyyalahh..

Saya mencari tahu smartphone apa yang paaaling keren hasil jepret nya, dan banyak review memberikan pujian pada Nokia Lumia 920, hmm.. sempat kepikiran switch ke Lumia, tapi ogah melepas iPhone saya atau membawa-bawa dua hp, pun sekeren apapun hasil jepretan nya Lumia masih juga dibawah kualitas DSLR (teteupp…). Jadi kepikiran, adakah kamera yang cukup kecil dibawa-bawa, tapi kualitas nya bagus banget?
[Read more…]